KUCHING – Delegasi Kalimantan Timur (Kaltim) menghadiri Majlis Perjumpaan Ketua Delegasi sempena Majlis Tilawah Al-Quran (MTQ) Bandaraya Se-Borneo Tahun 1448 H/2026 M, Senin (26/10/2026).
Acara ini berlangsung di Persada Majlis Islam Sarawak, Aras 17, Kompleks Islam Sarawak, Kuching, Malaysia, mulai pukul 14.30 waktu setempat.
Kaltim hadir sebagai salah satu peserta dari wilayah Borneo bersama Brunei Darussalam, Serawak, Sabah, Kalsel, Kalteng, dan Katara. Dari Kaltim diwakili Wakil Ketua II LPTQ Kaltim Dr. Dasmiah didampingi Sekretaris Umum H Rudi Kartono dan Wakil Sekretaris II Hj Etty Shanty Yulianingsih.
"Kehadiran kita memenuhi undangan resmi Majlis Islam Sarawak bertanggal 12 Oktober 2026 yang ditandatangani Setiausaha Majlis Islam Sarawak, Datu Haji Mual bin Haji Suaud. Taklimat dipimpin langsung oleh Yang Dipertua Majlis Islam Sarawak, Datuk Haji Misnu bin Haji Taha," ujar Dasmiah.
Dalam pertemuan itu, para ketua delegasi memperoleh penjelasan teknis penyelenggaraan MTQ, mulai dari jadwal perlombaan dan ketentuan peserta hingga koordinasi kontingen selama kegiatan.
Kegiatan ini diadakan 2 tahun sekali sejak tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Barat. Tahun 2028 yang menjadi tuan rumah direncanakan Brunei Darussalam.
"Sambil menunggu kepastian dari Brunei Darussalam, jika mereka belum siap, akan dilaksanakan di Sabah atau di Kalimantan Timur. Siapa nanti yang menjadi tuan rumah, maka kepanitiaan akan beralih ke tuan rumah," timpalnya menjelaskan.
Disisi lain, pada perhelatan ini ada ketentuan peserta juara 1 tingkat nasional dan internasional tidak diperkenankan menjadi peserta pada event ini.
Menurutnya kegiatan bukan sekadar berlomba, MTQ Se-Borneo menjadi sarana mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarbangsa serumpun.
MTQ Bandaraya Se-Borneo menjadi ruang pertemuan para qari dan qariah dari kawasan Borneo. Selain bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran, ajang ini diharapkan memperkuat kerja sama dakwah dan budaya antardaerah.(LPTQ Kaltim/Arif Maulana)